Joanmathilda's Blog
Just another WordPress.com weblog

Mei
18

Lebih cepat itu lebih baik. Itulah dalil yang dipegang teguh Firefox. Maka versi yang lebih cepat dan lebih berdaya guna dari Firefox, alias Firefox 4, pun dipaparkan oleh Mike Beltzner (Director of Firefox Development) dalam sebuah presentasi online.

Kepada komunitas Mozilla, Beltzner mengatkan bahwa di Firefox 4 timnya berfokus pada tiga sasaran. Ia ingin Firefox “super cepat,” mendukung teknologi Web berstandar terbuka seperti HTML5 dan memperbolehkan pengguna sepenuhnya mengontrol data, browser, dan akses Web. Browser ini akan menawarkan dukungan untuk Direct 3D, dan 64-bit.

Rilis final Firefox 4 diperkirakan hadir bulan November mendatang. Namun jadwal inimasih bisa berubah. Yang jelas Beta pertama akan dihadirkan bulan Juni depan,dengan versi RC (release candidate) pada bulan Oktober.

O ya, rilis besar terakhir Firefox adalah versi 3.6. Sebenarnya Firefox 3.7 diharapkan akan hadir musim semi ini, tetapi versi ini dikabarkan akan dirilis sebagai 3.64.

Sumber :

Kompas

Mei
18

Munculnya sejumlah keluhan dari para nasabahnya tak membuat Bank Central Asia (BCA) mengakui jika sistem di layanan internet banking-nya tengah bermasalah. Menurut Evoni Barlianto, Humas BCA, kejadian-kejadian yang tidak diinginkan tersebut hanya menghinggapi per orang alias tidak bersifat massal. “Jadi bagi nasabah yang mengaku kesulitan untuk mengakses Klik BCA, silakan menghubungi Halo BCA,” ujarnya.

Ini barusan langsung saya coba, dan memasukkan password di token BCA seperti biasa. Tak ada masalah kok. Jadi mungkin jika memang ada masalah bagi beberapa pelanggan itu sifatnya personal saja, lebih baik mereka menghubungi Halo BCA,” tukasnya.

Sebelumnya, layanan internet banking BCA dilaporkan sejumlah nasabahnya tengah dirundung masalah sejak beberapa waktu. Gangguan ini pun membuat mereka uring-uringan lantaran tak bisa mengakses layanan ini seperti biasa.

Gangguan yang dilaporkan terjadi terkait akses ke Klik BCA dan password token yang ditolak meski password yang dimasukkan benar dan dilakukan berulang.

Pun demikian tetap saja, pihak BCA menampik hal ini merupakan gangguan sistem massal. Namun di sisi lain, laporan di beberapa forum online yang terpantau mengungkap bahwa masalah-masalah di internet banking BCA memang tengah banyak dikeluhkan.

Sumber :

http://ketok.com/index.php?news_id=4981&start=0&category_id=&parent_id=&arcyear=&arcmonth=

Mei
18

Sophos memperingatkan member Facebook, adanya posting dengan judul ‘the sexiest video ever’. Ribuan user Facebook sempat terkejut, karena menemukan pesan di wall, terlihat seperti kiriman dari rekan lain.

Pesan video yang ditayangkan dengan pesan “, this is without doubt the sexiest video ever!😛😛 :P”. There is a video with the title “Candid Camera Prank [HQ]”.

Pesan tersebut menampilkan potongan film dengan seorang wanita dengan celana pendek bersepeda. Durasinya 3.17 menit. Jika diklik, Anda tidak akan mendapat tayangan video, melainkan sebuah aplikasi dari Facebook.

Dari laporan yang menerima pesan tersebut mengatakan adanya pesan lanjutan dengan video player anda sudah tertinggal versinya. Trik tersebut hanyalah tipuan, dan memanfaatkan kelemahaan dari si member Facebook untuk keuntungan si pengirim

Tipuan dari video tersebut dirancang untuk menginstall Hotbar Adware, gunanya memberikan pendapat dari si pengirim.

Sumber:

http://ketok.com/index.php?news_id=4977&start=0&category_id=&parent_id=&arcyear=&arcmonth=

Mar
13

Profesionalisme merupakan suatu tingkah laku, suatu tujuan atau suatu rangkaian kualitas yang menandai atau melukiskan coraknya suatu “profesi”. Profesionalisme mengandung pula pengertian menjalankan suatu profesi untuk keuntungan atau sebagai sumber penghidupan.

Di bawah ini dikemukakan beberapa ciri profesionalisme :

  1. Profesionalisme menghendaki sifat mengejar kesempurnaan hasil (perfect result), sehingga kita di tuntut untuk selalu mencari peningkatan mutu.
  2. Profesionalisme memerlukan kesungguhan dan ketelitian kerja yang hanya dapat diperoleh melalui pengalaman dan kebiasaan.
  3. Profesionalisme menuntut ketekunan dan ketabahan, yaitu sifat tidak mudah puas atau putus asa sampai hasil tercapai.
  4. Profesionalisme memerlukan integritas tinggi yang tidak tergoyahkan oleh “keadaan terpaksa” atau godaan iman seperti harta dan kenikmatan hidup.
  5. Profesionalisme memerlukan adanya kebulatan fikiran dan perbuatan, sehingga terjaga efektivitas kerja yang tinggi.

Kode yaitu tanda-tanda atau simbol-simbol yang berupa kata-kata, tulisan atau benda yang disepakati untuk maksud-maksud tertentu, misalnya untuk menjamin suatu berita, keputusan atau suatu kesepakatan suatu organisasi. Kode juga dapat berarti kumpulan peraturan yang sistematis.

Kode etik ; yaitu norma atau azas yang diterima oleh suatu kelompok tertentu sebagai landasan tingkah laku sehari-hari di masyarakat maupun di tempat kerja.

MENURUT UU NO. 8 (POKOK-POKOK KEPEGAWAIAN)

Kode etik profesi adalah pedoman sikap, tingkah laku dan perbuatan dalam

melaksanakan tugas dan dalam kehidupan sehari-hari.

Kode Etik Profesi merupakan bagian dari etika profesi. Kode etik profesi merupakan lanjutan dari norma-norma yang lebih umum yang telah dibahas dan dirumuskan dalam etika profesi. Kode etik ini lebih memperjelas, mempertegas dan merinci norma-norma ke bentuk yang lebih sempurna walaupun sebenarnya norma-norma tersebut sudah tersirat dalam etika profesi. Dengan demikian kode etik profesi adalah sistem norma atau aturan yang ditulis secara jelas dan tegas serta terperinci tentang apa yang baik dan tidak baik, apa yang benar dan apa yang salah dan perbuatan apa yang dilakukan dan tidak boleh dilakukan oleh seorang professional.

Adapun fungsi dari kode etik profesi adalah :

  1. Memberikan pedoman bagi setiap anggota profesi tentang prinsip profesionalitas yang digariskan.
  2. Sebagai sarana kontrol sosial bagi masyarakat atas profesi yang bersangkutan.
  3. Mencegah campur tangan pihak di luar organisasi profesi tentang hubungan etika dalam keanggotaan profesi. Etika profesi sangatlah dibutuhkan dalam berbagai bidang.

PRINSIP-PRINSIP ETIKA PROFESI :

  1. Tanggung jawab
  • Terhadap pelaksanaan pekerjaan itu dan terhadap hasilnya.
  • Terhadap dampak dari profesi itu untuk kehidupan orang lain atau masyarakat pada umumnya.
  1. Keadilan. Prinsip ini menuntut kita untuk memberikan kepada siapa saja apa yang menjadi haknya.
  2. Otonomi. Prinsip ini menuntut agar setiap kaum profesional memiliki dan di beri kebebasan dalam menjalankan profesinya.

Semoga bermanfaat ya tulisan mengenai ciri-ciri profesionalme dan kode etik yang saya unduh melalui internet ini…

Sumber:

http://rizal.blog.undip.ac.id/files/2009/07/dipakai_siskom_etika-profesi.pdf

Mar
13

Cybercrime… wah, kata tersebut terkesan mengerikan buat saya. Yang saya pikirkan begitu mendengar kata ini adalah sebuah/beberapa tindak kejahatan yang terjadi di dunia cyber. Untuk lebih pastinya, saya mencoba mengunduh tentang hal ini di internet. Berikut adalah penjelasan yang saya dapatkan:

Kemajuan teknologi telah membawa perubahan dan pergeseran yang cepat dalam suatu kehidupan tanpa batas. Pemanfaatan teknologi tersebut telah mendorong pertumbuhan bisnis yang pesat, karena berbagai informasi dapat disajikan melalui hubungan jarak jauh dan mereka yang ingin mengadakan transaksi tidak harus bertemu muka, akan tetapi cukup melalui peralatan komputer dan telekomunikasi. Namun, dibalik kemajuan itu, juga melahirkan keresahan-keresahan baru dengan munculnya kejahatan yang canggih dalam bentuk cybercrime.

Cybercrime dapat diartikan kejahatan atau tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh seseorang dengan menggunakan sarana komputer. Dengan kemajuan internet, di mana komputer-komputer di dunia terhubung satu dengan yang lain, cybercrime pun tidak lepas dari peranan internet. Atau dengan kata lain, cybercrime dapat juga diartikan sebagai kejahatan yang dilakukan di Internet atau dunia maya (cyberspace).

Kejahatan dunia maya tersebut dapat dikelompokkan dalam beberapa bentuk, antara lain:.Unauthorized Accesss, Illegal Contents, Data Forgery, Cyber Espionage, Cyber Sabogate and Extortion, Offense against Intellectual Property, Infringements of Privacy, Phising, dan Carding.

Mengacu pada kasus – kasus Cybercrime yang tercatat banyak terjadi oleh National Consumer League (NCL) dari Amerika yang cepat atau lambat menular ke Indonesia, sebagai berikut :

  1. Penipuan Lelang On-line
    1. Cirinya harga sangat rendah (hingga sering sulit dipercayai) untuk produk – produk yang diminati, penjual tidak menyediakan nomor telepon, tidak ada respon terhadap pertanyaan melalui email, menjanjikan produk yang sedang tidak tersedia.
    2. Resiko Terburuk adalah pemenang lelang mengirimkan cek atau uang, dan tidak memperoleh produk atau berbeda dengan produk yang diiklankan dan diinginkan.
    3. Teknik Pengamanan yang disarankan adalah menggunakan agen penampungan pembayaran (escrow accounts services) seperti www.escrow.com dengan biaya sekitar 5% dari harga produk. Agen ini akan menyimpan uang Pembeli terlebih dahulu dan mengirimkannya ke penjual hanya setelah ada konfirmasi dari Pembeli bahwa barang telah diterima dalam kondisi yang memuaskan.
  1. Penipuan Saham On-line
    1. Cirinya tiba – tiba Saham Perusahaan meroket tanpa info pendukung yang cukup.
    2. Resiko Terburuk adalah tidak ada nilai riil yang mendekati harga saham tersebut, kehilangan seluruh jumlah investasi dengan sedikit atau tanpa kesempatan untuk menutup kerugian yang terjadi.
    3. Teknik Pengamanan antara lain www.stockdetective.com punya daftar negatif saham-saham.
  2. Penipuan Pemasaran Berjenjang On-line
    1. Berciri mencari keuntungan dari merekrut anggota, menjual produk atau layanan secara fiktif.
    2. Resiko Terburuk adalah ternyata 98% dari investor yang gagal.
    3. Teknik Pengamanan yang disarankan adalah jika menerima junk mail dengan janji yang bombastis, lupakan saja dan hapuslah pesan itu.
  3. Penipuan Kartu Kredit (kini sudah menular di Indonesia
    1. Berciri, terjadinya biaya misterius pada tagihan kartu kredit untuk produk atau layanan internet yang tidak pernah dipesan oleh kita.
    2. Resiko Terburuk adalah korban bisa perlu waktu yang lama untuk melunasinya.
    3. Teknik Pengamanan yang disarankan antara lain gunakan mata uang Beenz untuk transaksi online, atau jasa Escrow, atau jasa Transfer Antar Bank, atau jasa Kirim Uang Western Union, atau pilih hanya situs – situs terkemuka saja yang telah menggunakan Payment Security seperti VeriSign.

Untuk menindak lanjuti CyberCrime tentu saja diperlukan CyberLaw (Undang – undang khusus dunia Cyber/Internet). Selama ini landasan hukum CyberCrime yang di Indonesia menggunakan KUHP (pasal 362) dan ancaman hukumannya dikategorikan sebagai kejahatan ringan, padahal dampak yang ditimbulkan bisa berakibat sangat fatal. Indonesia dibandingkan dengan USA, Singapura, bahkan Malaysia memang cukup ketinggalan dalam masalah CyberLaw ini. Contohnya Singapura telah memiliki The Electronic Act 1998 (UU tentang transaksi secara elektronik), serta Electronic Communication Privacy Act (ECPA), kemudian AS mempunyai Communication Assistance For Law Enforcement Act dan Telecommunication Service 1996.

Demikianlah penjelasan yang berhasil saya dapatkan, semoga bermanfaat ^o^.

Sumber:

http://yogyacarding.tvheaven.com/cyber_crime_tugas_besar_dunia_ti_indonesia.htm

http://blog.unila.ac.id/diniputri07/files/2009/06/dini-putri-wahyuni-0711011059.pdf

Mar
13

Dapat tugas untuk membahas tentang Etika dan Profesional membuat saya untuk berpikir sesaat tentang maksud dari masing-masing dari kata tersebut. Sewaktu saya duduk di bangku SMP/SMA, saya ingat bahwa saya pernah belajar tentang hal ini. Menurut sepengetahuan saya, etika itu merupakan suatu aturan untuk berperilaku, membedakan mana yang baik dan mana yang tidak baik (maaf ya kalau saya salah >.< ). Sedangkan Profesional kata dasarnya kan profesi, berarti suatu pekerjaan yang dilakukan orang dengan keahlian masing-masing. Dengan demikian professional adalah orang yang punya profesi atau mempraktekkan profesi tersebut. Itu menurut saya ya…. >.<

Untuk lebih pastinya, saya mencoba mengunduh penjelasan mengenai etika dan professional melalui internet. Berikut yang saya dapatkan:

ETIKA

Etika berasal dari bahasa YUNANI yaitu ethos yang artinya karakter, watak kesusilaan atau adat. Sebagai suatu subyek, etika akan berkaitan dengan konsep yang dimilki oleh individu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakannya itu salah atau benar, buruk atau baik.

Menurut Martin (1993), etika didefinisikan sebagai “the discpline which can act as the performance index or reference for our control system”. Dengan demikian, etika akan memberikan semacam batasan maupun standar yang akan mengatur pergaulan manusia di dalam kelompok sosialnya.

Ada juga pendapat lainnya mengenai etika, yaitu sebagai berikut:

–      Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.

–      Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari seg baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.

–      Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.

Ada dua macam etika yang harus kita pahami bersama dalam menentukan baik dan buruknya prilaku manusia :

  1. ETIKA DESKRIPTIF, yaitu etika yang berusaha meneropong secara kritis dan rasional sikap dan prilaku manusia dan apa yang dikejar oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika deskriptif memberikan fakta sebagai dasar untuk mengambil keputusan tentang prilaku atau sikap yang mau diambil.
  2. ETIKA NORMATIF, yaitu etika yang berusaha menetapkan berbagai sikap dan pola prilaku ideal yang seharusnya dimiliki oleh manusia dalam hidup ini sebagai sesuatu yang bernilai. Etika normatif memberi penilaian sekaligus member norma sebagai dasar dan kerangka tindakan yang akan diputuskan.

PROFESIONAL

Berikut pengertian profesi dan profesional menurut DE GEORGE :

PROFESI, adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk

menghasilkan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.

PROFESIONAL, adalah orang yang mempunyai profesi atau pekerjaan purna waktu dan hidup dari pekerjaan itu dengan mengandalkan suatu keahlian yang tinggi. Atau seorang profesional adalah seseorang yang hidup dengan mempraktekkan suatu keahlian tertentu atau dengan terlibat dalam suatu kegiatan tertentu yang menurut keahlian, sementara orang lain melakukan hal yang sama sebagai sekedar hobi, untuk senang-senang, atau untuk mengisi waktu luang.

Yang harus kita ingat dan fahami betul bahwa “PEKERJAAN / PROFESI” dan “PROFESIONAL” terdapat beberapa perbedaan :

PROFESI :

–      Mengandalkan suatu keterampilan atau keahlian khusus.

–      Dilaksanakan sebagai suatu pekerjaan atau kegiatan utama (purna waktu).

–      Dilaksanakan sebagai sumber utama nafkah hidup.

–      Dilaksanakan dengan keterlibatan pribadi yang mendalam.

PROFESIONAL :

–      Orang yang tahu akan keahlian dan keterampilannya.

–      Meluangkan seluruh waktunya untuk pekerjaan atau kegiatannya itu.

–      Hidup dari situ.

–      Bangga akan pekerjaannya.

Demikianlah, sedikit penjelasan mengenai Etika dan Profesional. Lebih kurangnya, saya mohon maaf… Terima kasih yaaa, semoga bermanfaat ^o^

Sumber:

http://rizal.blog.undip.ac.id/files/2009/07/dipakai_siskom_etika-profesi.pdf

Des
09

Kendaraan segera akan mengalamin peningkatan perlengkapan dengan ditambahkannya sistem digital yang mendukung beberapa aplikasi seperti untuk mengakses informasi, komunikasi, kemanan dan internet. Ketertarikan terhadap aplikasi multimedia pada kendaraan meningkat, misalnya pada periode 2003-2005. Seperti: pengenalan aplikasi real-time, kamera kecepatan tinggi, seiring dengan semakin meningkatnya komersialisasi lalu lintas multimedia dan pelayanan pariwisata dan travel. Oleh sebab itu, kebutuhan akan multimedia bus yang diletakkan pada kendaraan akan meningkat.

Automotive Multimedia Interface Collaboration (AMI-C) menyatakan bahwa akan menggandeng teknologi Open Service Gateway Initiative (OSGi) sebagai framework untuk platform sofware yang dibangun untuk informasi mobile dan sistem entertainment. Dalam kombinasi’a, AMI-C dan framework OSGi akan menyediakan satu platform software yang umum dan pasar yang terbuka untuk penyedia aplikasi atomotif berbasis wireless. Untuk pengguna, platform umum tersebut akan menyediakan pilihan software aplikasi yang luas.

Referensi:

http://www.osgi.org/wiki/uploads/News/AMI-C_OSGi_Alignment_Release_7-23-02.pdf

http://web.tongji.edu.cn/~yangdy/its/ERTICO/cmoba.pdf

Original Post by Habib Ali Machpud

Nov
29

API adalah Seperangkat fungsi standar yang disediakan oleh OS atau Bahasa. Dalam Java, API dimasukkan ke dalam package-package yang sesuai dengan fungsinya.

Java mengandung ratusan kelas standar :

– J2SE: Edisi standar

– J2EE: Edisi enterprise (lebih banyak kelas)

– J2ME: Subset kelas standar

Kelas-kelas ini memungkinkan pembuatan program dengan mudah. API Java cukup lengkap, mulai dari yang sederhana (misalnya struktur data Stack) Sampai yang kompleks (seperti enkripsi dan akses file ZIP).

Cara Memakai API

  • Dilakukan dengan mengimpor package/kelas import java.util.Stack;
  • Ada beberapa kelas bernama sama dipackage yang berbeda, yaitu :

– import salah satu dan gunakan nama lengkap untuk yang lain, atau

– gunakan nama lengkap semua kelas

Ada tiga jenis Bahasa Pemrograman Java Application Programming Interface (API):

Pihak-pihak ketiga dapat dengan bebas mengimplementasikan spesifikasi JSR API resmi (bahkan untuk API inti dari bahasa), memberikan bahwa mereka menyesuaikan diri dengan Teknologi Kompatibilitas Kit (TCK) untuk JSR ini (yang TCK adalah paket tes yang memeriksa kesesuaian dari implementasi untuk JSR). The result of this freedom is that many official APIs have more implementations than the Sun’s Reference implementation (RI). Hasil dari kebebasan ini adalah bahwa banyak API resmi memiliki lebih implementasi daripada Matahari pelaksanaan Referensi (RI). Anda dapat menggunakan kelas Java dan API untuk mengakses konten di berbagai server konten.

The DB2 Content Management pusat informasi yang menyediakan dokumentasi API berikut:

Berikut ini adalah sebagian daftar Application Programming Interface (API) untuk Java Programming Language.

Sumber:

http://kur2003.if.itb.ac.id/file/IF2281_Java_API.pdf

http://en.wikipedia.org/wiki/api

Original Post by Selly Margaretha

Nov
29

mengenal sebuah istilah dalam telematika namanya Computer Vision…!!

vision itu identik dengan indera penglihatan yaitu mata

dan komputer adalah seperangkat hardware dan software yang saling terintegrasi..

namun, apakah computer vision itu sendiri..

*saya masih baru dalam blog ini, dan masih banyak menyadur dari beberapa link yang saya tahu…berhubung belum banyak referensi yang saya peroleh dan belm begitu bisa mengolah kata2 yang baik…tapi, semoga informasi ini bermanfaat..

COMPUTER VISION

  • Computer Vision mencoba meniru Human Vision
  • Computer Vision = sebuah proses otomatis yang mengintegrasikan sejumlah besar proses untuk persepsi visual, seperti :
    • Akuisisi citra
    • Pengolahan citra
    • Klasifikasi
    • Pengenalan (Recognition)
    • Membuat Keputusan.
    • Vision = Geometry + Measurement + Interpretation
  • Proses-proses dalam computer vision dapat dibagi menjadi 3 aktivitas :

1. Memperoleh atau mengakuisisi citra digital

2. Melakukan teknik komputasi untuk memproses atau memodifikasi data citra (operasi-operasi pengolahan citra)

3. Menganalisis dan menginterpretasi citra dan menggunakan hasil pemrosesan untuk tujuan tertentu, misalnya mengontrol peralatan, memantau proses manufaktur, memandu robot, dll.

adapun skema computer vision dapat dlilihat dari gambar berikut:

dari gambar di samping mungkin kita dapat melihat bagaimana sebuah skema kegiatan computer vision

berawal dari scene/image/citra yang di ambil dengan bantuan alat input seperti kamera, scanner atau alat input lainnya, kemudian citra ini mengalami prapemrosesan dari citra tersebut di pindahkan ke komputer untuk menjadi sebuah pola dan mengalami intermediate processing. Image dimanipulasi kemudian di intepretasikan dalam pattern recognition sehingga mendapatkan hasil akhir sebuah deskripsi gambar, bisa berupa pengetahuan tentang bentuk matrik gambar tersebut yang nantinya bisa dimanipulasi lagi untuk keperluanpengontrolan atau pemantauan….

*klo yang penjelasannya itu saya coba ambil kesimpulan, klo ada yg salah minta diperbaiki..!!makasih gan..^^

untuk hierarki lebih jelasnya proses sebuah compter vision dapat dilihat dari gambar berikut..

Original Post by Yulita Gracia

Nov
29

Yups…yups…yups….

masuk lagi ke salah satu pembahasan dalam telematika,yaitu TUI(Tangible User Interface)

klo dilihat dari kamus tangible itu berarti

  1. yg dpt diraba
  2. terang
  3. jelas
  4. nyata
  5. berwujud

so…..mari kita lihat sepenggal kata dari wikipedia berikut ini,,,yach sekedar gambaran umum saja tentang tangible user interface….

http://en.wikipedia.org/wiki/Tangible_User_Interface

A tangible user interface (TUI) is a user interface in which a person interacts with digital information through the physical environment. The initial name was Graspable User Interface, which no longer is used.

One of the pioneers in tangible user interfaces is Hiroshi Ishii, a professor in the MIT Media Laboratory who heads the Tangible Media Group. His particular vision for tangible UIs, called Tangible Bits, is to give physical form to digital information, making bits directly manipulable and perceptible. Tangible bits pursues seamless coupling between these two very different worlds of bits and atoms.

untuk mempermudah mengetahui tentang TUI, mari sama2 kita perhatikan gambar di bawah ini…

The Reactable adalah multi-user instrumen musik elektronik dengan antarmuka pengguna meja nyata. Beberapa pemain simultan berbagi kendali penuh atas instrumen dengan memindahkan benda-benda fisik di atas permukaan meja bercahaya. Bergerak dan berkaitan dengan benda-benda ini, mewakili komponen modular synthesizer klasik, memungkinkan pengguna untuk membuat kompleks dan dinamis sonik topologi, dengan generator, filter dan modulator, dalam nyata semacam modular synthesizer atau aliran graspable bahasa pemrograman yang dikuasai.

ada video yang mungkin bisa memberikan sedikit penjelasan tentang TUI itu sendiri: kunjungi ->

Crate – tangible user interface

TUI banyak di gunakan untuk penggunaan instrumental music multi user, menciptakan melodi-melodi secara elektronik.

Original Post by Yulita Gracia